sumber daya alamhttp://id.wikipedia.org/wiki/Sumber_daya_alam
Pemanfaatan sumber daya alam
Sumber daya alam memiliki peranan dalam pemenuhan kebutuhan manusia.
[1] Untuk memudahkan pengkajiannya, pemanfaatan SDA dibagi berdasarkan asalnya, yaitu SDA hayati dan nonhayati.
Sumber daya alam hayati
adalah Sumber Daya Alam yang berasal dari mahluk hidup, atau berhubungan dengan mahluk hidup
Tumbuhan
Tumbuhan merupakan sumber daya alam yang sangat beragam dan melimpah.
[2] Organisme ini memiliki kemampuan untuk menghasilkan
oksigen dan
pati melalui proses
fotosintesis.
[2] Oleh karena itu, tumbuhan merupakan
produsen atau penyusun dasar
rantai makanan.
[2]
Eksploitasi tumbuhan yang berlebihan dapat mengakibatkan kerusakan
bahkan kepunahan dan hal ini akan berdampak pada rusaknya rantai
makanan.
[2] Kerusakan yang terjadi karena punahnya salah satu faktor dari rantai makanan akan berakibat punahnya
konsumen tingkat di atasnya.
[2] Pemanfaatan tumbuhan oleh manusia diantaranya:
Pertanian dan perkebunan
Indonesia dikenal sebagai negara agraris karena sebagian besar penduduk Indonesia mempunyai pencaharian di bidang
pertanian atau bercocok tanam.
[17] Data statistik pada tahun
2001 menunjukkan bahwa 45% penduduk Indonesia bekerja di bidang agrikultur.
[18]
Hal ini didasarkan pada kenyataan bahwa negara ini memiliki lahan
seluas lebih dari 31 juta ha yang telah siap tanam, dimana sebagian
besarnya dapat ditemukan di Pulau
Jawa.
[18]
Pertanian di Indonesia menghasilkan berbagai macam tumbuhan komoditi
ekspor, antara lain padi, jagung, kedelai, sayur-sayuran, cabai, ubi,
dan singkong.
[18] Di samping itu, Indonesia juga dikenal dengan hasil perkebunannya, antara lain
karet (bahan baku ban),
kelapa sawit (bahan baku
minyak goreng),
tembakau (bahan baku obat dan
rokok),
kapas (bahan baku
tekstil),
kopi (bahan minuman), dan
tebu (bahan baku
gula pasir).
[18]
Hewan, peternakan, dan perikanan
Sumber daya alam hewan dapat berupa hewan liar maupun hewan yang sudah dibudidayakan.
[2] Pemanfaatannya dapat sebagai pembantu pekerjaan berat manusia, seperti
kerbau dan kuda atau sebagai sumber bahan pangan, seperti
unggas dan
sapi.
Untuk menjaga keberlanjutannya, terutama untuk satwa langka,
pelestarian secara in situ dan ex situ terkadang harus dilaksanakan.
[2]
Pelestarian in situ adalah pelestarian yang dilakukan di habitat
asalnya, sedangkan pelestarian ex situ adalah pelestarian dengan
memindahkan hewan tersebut dari habitatnya ke tempat lain.
[2] Untuk memaksimalkan potensinya, manusia membangun sistem
peternakan, dan juga
perikanan, untuk lebih memberdayakan sumber daya hewan.
[2